29 August 2025
Perkembangan teknologi finansial (fintech) telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat Indonesia mengelola keuangan. Dompet digital, layanan pinjaman online, hingga aplikasi investasi kini menjadi bagian dari keseharian. Namun, tingginya penggunaan layanan ini tidak selalu diimbangi dengan pemahaman yang memadai tentang manajemen keuangan, sehingga berpotensi menimbulkan keputusan finansial yang keliru.
Meski tingkat inklusi keuangan di Indonesia terus meningkat, literasi finansial masyarakat masih tertinggal. Kondisi ini menjadi tantangan nyata di era digital, di mana kemampuan mengatur dana, memahami risiko kredit, hingga merancang strategi investasi cerdas sangat dibutuhkan.
Melihat pentingnya hal tersebut, PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) melalui SPIL University berkolaborasi dengan Bank BTN menghadirkan program literasi keuangan untuk para karyawan. Webinar bertema proyeksi ekonomi 2025 dan manajemen aset pribadi ini memberikan wawasan praktis agar karyawan mampu menyusun perencanaan keuangan jangka panjang yang sehat dan adaptif terhadap dinamika ekonomi.
Inisiatif ini bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang SPIL dalam membangun SDM yang tangguh. Edukasi finansial terus diperkuat melalui pelatihan internal, konten pembelajaran digital di aplikasi mySPIL, hingga kerja sama strategis dengan lembaga keuangan terpercaya.
SPIL meyakini bahwa kompetensi teknis saja tidak cukup untuk menjawab tantangan era digital. Setiap individu juga perlu dibekali kecakapan finansial agar mampu membuat keputusan cerdas—baik dalam kehidupan pribadi maupun saat berkontribusi dalam ekosistem logistik nasional.
Tags