11 August 2025
Perkembangan teknologi finansial telah merevolusi cara masyarakat mengelola uang di Indonesia. Mulai dari penggunaan dompet digital, layanan pinjaman online, hingga platform investasi, semua kini menjadi bagian dari keseharian. Namun, kemudahan ini tidak selalu diiringi dengan pemahaman keuangan yang memadai, sehingga banyak orang rentan mengambil keputusan finansial yang kurang tepat.
Tingginya inklusi keuangan belum sepenuhnya diimbangi literasi yang memadai. Tantangan ini semakin besar di era digital, di mana setiap individu dituntut memahami prinsip pengelolaan dana, risiko pinjaman, hingga strategi investasi yang aman dan efektif.
Menjawab kebutuhan tersebut, SPIL melalui SPIL University bekerja sama dengan BTN menggelar program literasi keuangan yang relevan. Melalui webinar bertema proyeksi ekonomi dan manajemen aset pribadi, karyawan SPIL dibekali wawasan untuk merespons kondisi ekonomi 2025 sekaligus menyusun perencanaan keuangan jangka panjang yang sehat.
Program ini bukan sekadar agenda sekali jalan, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan SPIL dalam membangun SDM yang tangguh. Selain pelatihan rutin, SPIL juga menghadirkan konten edukasi finansial di aplikasi mySPIL serta menjalin kolaborasi strategis dengan institusi keuangan terpercaya.
Bagi SPIL, kompetensi teknis saja tidak cukup. Di tengah lanskap ekonomi digital, setiap individu juga perlu memiliki kecakapan finansial yang solid untuk mengambil keputusan bijak—baik untuk kesejahteraan pribadi maupun kontribusi di rantai pasok logistik nasional.
Tags